Selasa, 25 November 2008

E-mail Berantai (chain letter) yang Bohong (hoax)

Minggu pagi, telah menjadi kegiatan rutinku, saya minum air putih hangat dan kemudian duduk santai dengan ditemani sebuah harian Ibukota, aku terbiasa melahap informasi yang disajikan harian ini.  Saat melihat halaman muka saya langsung tertarik dengan berita mengenai ditangkapnya pengirim e-mail oleh polisi, seperti yang dimuat Kompas, Senin, 17 November 2008:

” Pemasar dari PT Bahana Securities berinisial EJA (38), tersangka pengirim e-mail kepada kliennya soal lima bank yang dilanda kesulitan likuiditas, diduga tidak menyadari perbuatannya bisa dijerat pidana. Kasus ini memberi pelajaran bahwa penyebaran e-mail kini dapat menjadi masalah hukum.”

Malamnya ketika membuka salah satu e-mail pribadi saya yang terdaftar sebagai members salah satu millis masuk kiriman dari teman tentang Peluang mendapatkan hadiah sebagai berikut:
” Microsoft akan memberikan hadiah kepada siapa saja yang mengirimkan e mail ini ke teman-temannya. Microsoft menggunakan sistem yang mampu mendeteksi isi e mail. Saya tadinya tidak percaya, tapi setelah menyebarkan e mail ini ke 10 teman saya, saya mendapat kiriman cek 100 USD dari Microsoft. Segera sebarkan e mail ini ke relasi Anda.”

Dari e-mail pribadi saya lainnya setelah saya kais-kais bulan lalu saya juga menemukan kiriman, kali ini tentang Virus berbahaya sebagai berikut:
“ Hari ini telah ditemukan virus berbahaya yang mampu merusak komputer Anda secara permanen. Virus ini bernama W32.YHH belum ditemukan antivirusnya. Virus akan menyerang komputer yang membuka Internet pada jam 12 malam. Untuk menghindari virus ini, jangan mengakses Internet pada jam 12 malam-jam 1 malam. Segera kabari relasi Anda.”

Beberapa model kiriman e-mail sejenis yang lainnya tentang ancaman kesialan dan keberuntungan seperti:
“ Selamat Anda mendapatkan e-mail ini. Anda akan mendapat keberuntungan jika menyebarkan ini ke 10 orang, sebaliknya Anda akan mendapatkan kesialan jika menghapus pesan ini atau membiarkannya begitu saja. Sudah banyak buktinya. Misalnya (ada contoh-contoh .......).”

Tidak kalah dengan yang diatas ada juga jenis yang menggunakan simbol-simbol agama seperti dibawah ini:
“ Syekh Abdul Malik Al Majisi, salah satu sahabat nabi, telah berpesan kepada anaknya sebelum meninggal, bahwa dia mendapat perintah dari nabi untuk tidak memakan ……………..(ada penjelasan dalil-dalil). Mohon sebarkan e-mail ini, Anda telah berdakwah dan mendapat pahala.”

Anda mungkin juga pernah menerima e-mail yang isinya seperti diatas atau sejenisnya, mulai sekarang kita harus hati-hati untuk melakukan tindakan menyebarluaskan e-mail dengan katagori hoax, kalau tidak mau mengalami nasib seperti EJA (38) yang ditangkap polisi (bukan menakut-nakuti sih, tapi siapa tahu lagi sial...he...he...). E-mail berantai (chain letter) banyak yang bermuatan berita bohong belaka.

Selain melalui e-mail seiring dengan berkembangnya teknologi yang semakin maju maka melalui SMS juga hal yang sama sering juga ditemukan. Penggunaan Instant Messaging, dan Social Networking, seperti:
a. SMS berantai. Sama dengan e mail berantai tetapi dikirim lewat SMS, biasanya lebih singkat. Misalnya: Pesan dari Aa Gym. Kirimkan pesan ini ke relasi Anda untuk mendapat rahmat dan pahala.
b. Yahoo / MSN Messenger . Sama dengan e mail berantai namun dikirim lewat Yahoo Messenger. Misalnya: Ini pesan dari yahoo, forward ke semua contact list untuk menandakan Anda aktif, jika tidak, account Anda akan dihapus pukul 12.00.
c. Tagged, Friendster, Facebook, Myspace, Multiply. Sama dengan e mail berantai namun dikirim lewat media social networking.

  Saya berharap tulisan singkat ini menjadi  informasi yang bermanfaat bagi pembaca sekalian yang belum pernah mendapatkan informasi ini. (sha 5 w).

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon