Jumat, 02 Januari 2009

Potong Rambut Cepak, Cuek Terhadap Tren

Memotong rambut model cepak bagi tentara, polisi, satpam mungkin hal yang biasa, tapi bagi sebagian yang tidak pernah atau minimal tidak biasa dengan model ini tentu menggundang sensasi tersendiri. Selain alasan kesehatan juga bermaksud hemat shampo dan lebih “isis” kalau dihembus angin, model rambut yang demikian ini juga membuat suasana kebatinan wajah menjadi lebih segar, he he he.




Menurut salah seorang peñata rambut kelas dunia, Alfons: potongan rambut yang akan menjadi tren adalah model rambut potongan pendek atau dikenal dengan rambut cepak.

Model rambut cepak kembali digandrungi, namun menurut  Alfons bahwa rambut panjang tak pernah mengalami kekosongan penggemar. Penggemar rambut panjang pada umumnya mempunyai alas an tersendiri menyangkut estetika, seni, mitos, dan lain-lain.


Saran dari Alfrons bila anda mengikuti tren rambut terkini dengan model cepak: karena tidak semua orang cocok dengan potongan rambut cepak maka pada saat memotong rambut, hindari sesuatu yang drastis dan revolusioner, apalagi jika anda sudah ada jadwal suatu event acara besar seperti pesta atau acara penting lainnya.



Untuk mengikuti tren seperti yang dituturkan Afrons dan untuk menghemat shampoo (ini yang paling penting, he..he..) maka tidak ada salahnya anda mencobanya. Kalau saya……oke dech di tahun baru ini shalimow memutuskan memotong rambut saya, hidup cepak!!! (Sha 5 W).

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon