Selasa, 17 Maret 2009

Rasulullah Muhammad SAW dan Pengakuan Dunia

lafald-muhammadSudah tak terbantahkan lagi bahwa Muhammad adalah Rasulullah SAW, dan bagi umat Islam beliau menjadi suri tauladan. Tidak hanya itu kebesaran dan kebenaran yang dibawa oleh kanjeng nabi Muhammad SAW juga diakui oleh tokoh dunia diluar Islam. Salah satu pengakuan dunia diungkapkan oleh seorang ahli Astronomi, Michael Hart.


Dalam bukunya yang berjudul "The Hundred" setebal 572 halaman yang diterbitkan di New York, USA. Pada tahun 1978. Dalam salah satu sub babnya Hart menuliskan: “ urutan tokoh-tokoh sejarah yang paling berpengaruh” di dunia. Dengan menggunakan kriteria tertentu dan setelah dilakukan analisa dengan sebuah program khusus maka didapatkan hasil bahwa Muhammad Rasulullah menduduki peringkat pertama.


Pertimbangan yang ditulis Hart dengan menempatkan Muhammad diperingkat pertama antara lain:





  1. Pengaruh nabi Muhammad secara keseluruhan terhadap perubahan sejarah  kemanusiaan dan kehidupan manusia didunia.


  2. Nabi Muhammad adalah stu-satunya tokoh sejarah yang mencapai puncak keberhasilan baik dibidang agama maupun masalah dunia (umum).


Karena berada dirangking pertama maka selanjutnya kita bisa melihat tokoh-tokoh dunia lain yang berada diperingkat berikutnya antara lain: Isaac Newton (bapak ilmu pengetahuan), Albert Einstein, Abraham Lincoln, de Gaul, Mahatma Gandhi, serta beberapa tokoh dunia lainnya sampai pada masa itu.


Pada umumnya tokoh-tokoh dunia hanya berlaku pada zamanya dan pada negeri tertentu saja, sedangkan Nabi Muhammad tidahlah demikian. Pengaruh, ajaran, perilakunya ditaati, ditauladani, dan diamalkan sepanjang masa. (termasuk sampai saat ini). Muhammad dikenal akan tinggi dan luhurnya kepribadiannya, hal ini  dikarenakan budi pekerti Muhammad selalu bersandar kepada Al Qur’an.


Akhlaq yang dicontohkan nabi Muhammad  mempunyai pesona yang luar biasa, perkataanya menjadi sunnah yang diikuti dan ditauladani umatnya, keputusan beliau menjadi hokum yang berlaku, oleh karenanya nama beliau selalu disebut dalam bacaan Adzan dan Sholat. Nama Muhammad disebut bersama Allah, Laa illaaha illalloh muhammadurasulullah. Hal ini dimaksudkan bahwa Allah yang menyampaikan wahyu dan Muhammadlah yang menyampaikan pada umatnya.


Muhammad SAW bersabda: “Thuubaa liman roaanii aamina bii marrotan, wa thubaa liman lamyaroonii wa aamina bii sab’i marootin”. “ berbahagialah siapa yang pernah melihatku dan beriman kepadaku, dan lebih beruntung lagi siapa yang beriman kepadaku padahal belum pernah melihat wajahku (7 kali) HR. Imam Ahmad, Bukhari dan Al Baihaqi. (Sha 5 W).

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon