Sabtu, 18 April 2009

Menjual Gadis Slumdog, Traficking India

News of the World dari Inggris, Minggu (19/4) telah memberitakan bahwa orang tua dari gadis kecil bintang film Slumdog yang bernama Rafiq berusaha untuk memperjual-belikan Rubina kepada orang kaya yang berminat dengan harga 200.000 poundsterling atau sebesar Rp 3,1 miliar.


Alasan klise yang disampaikan Rafiq adalah untuk memberikan masa depan yang lebih baik kepada anaknya kelak.  Rafiq juga menyerang dengan pernyataan bhwa bos film Hollywood yang telah memaksanya untuk menjual Rabina. Menurut pengakuanya, keluarga merasa tidak mendapat “sesuatu” meskipun anggota keluarganya telah mendapatkan Piala Oscar.


Kehidupan Rubina memang agak menyedihkan, dia hanya tinggal dengan ibu tirinya, dengan kondisi yang pas-pasan. Rubina dan keluarganya memang tak banyak beruntung seperti film Slumdog yang sukses mencetak prestasi dunia dan tentu pundi keuntungan. Menurut kabar Film Danny Boyle itu telah menghasilkan 200 juta dollar AS atau Rp 2,4 triliun.


Praktik penjualan anak-anak India memang sedang booming, utamanya ke Timur Tengah. Umumnya disana mereka akan dipekerjakan sebagai joki unta dan mendapat serangkaian pelecehan seksual ala timur tengah.


Transaksi jual beli manusia ini menjadi momok bagi sebuah negara miskin, dan akhirnya anak-anak acapkali menjadi korban karena dianggap sebagai sebuah komoditas belaka (sha 5 w).

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon