Senin, 11 Mei 2009

Namaku Septi Tanpa Tank

waria-berkumisBiar nggak suntuk mikirin posting tentang  rumus perhitungan pagerank, urutan ekstensi domain dalam pagerank, cara membeli domain berpagerank, cara memeriksa keakuratan domain berpagerank sampai pada rekonstruksi domain. maka ayo relax sejenak untuk aku posting tentang humor ringan dari pengalaman seorang mahasiswa bernama SUEP berikut ini.


Suep adalah seorang mahasiswa asal Jenu, kabupaten Tuban, kebetulan dia kuliah di salah satu universitas negeri di kota Malang, Tongkrongan Suep cukup nyeni, dengan rambut panjang sebahu, beberapa macam gelang ditangan, dan celana jeans yang banyak lubang jendelanya di sana sini. Penampilan semacam ini bisa dimaklumi karena aktifitas ekstra kampusnya adalah pada salah satu komunitas teater kampus.


Selain penampilanya maka aktifitas Suep yang agak nyeleneh adalah suka mengamati gerak-gerik dan lika-liku kehidupan teman-teman waria, kebetulan dikota Malang pada malam hari cukup banyak bertebaran di sekitar stasiun kota. Beragam gaya, tingkah, dan perilaku para waria ini sering mendorong Suep untuk keluar dari kos-kosan dan berjalan-jalan untuk sekedar melihat para waria ini.


Pada salah satu malam Suep sempat berkenalan dengan salah satu dari komunitas ini, “kenalin mas nama saya Septi” jelas seorang waria yang badannya langsing dan tinggi semampai. Suep pun menjawab: “nama saya Suep mbak” . Perbincanganpun berlanjut kebeberapa topik lainnya, terlihat Suep begitu menikmati teman barunya ini. Karena hari larut malam maka Suep pun pamit pada Septi: “mbak aku pulang duluan ya, besok ada ujian”,….”alaa mas Suep buru.-buru aja, belum jam 12 mas!” serga Septi.


Ketika Suep mulai menyalakan mesin sepeda motornya, Septi berkata:  “mas besok sore datang ya di stadion luar Gajayana ya! aku dan teman-teman main volley ball”, “okelah kalo ada waktu” jawab Suep. Bebebrapa saat kemudian terlihat Suep melaju dengan motornya, sesaat kemudian dia sambil berteriak “Da..da Septi aku pulang dulu”. “oke, sampai bueesok ya, muach…” jawab Septi manja.  Akhirnya Suep pulang dengan bangga karena punya kenalan baru, seorang teman yang bernama Septi.


Sesampai dirumah kostnya, Suep bercerita dengan berapi-api kepada sesame teman satu kost, “Dul, aku tadi kenalan sama cewek cakep, sexy di depan stasiun kota, wowowo bodynya mantab bro..”. “walah Ep aku iku tahu seleramu, selera gadis kampong, hehehe” ejek Dulmanap. “gini aja dul, kalo kamu nggak percaya besok sore kita temui dia, dia lagi main volley di stadion luar. “OK, namanya siapa sih” : Tanya Dulmanap. “perhatikan, si cantik itu namanya S..e...p...t…i” : jelas Suep dengan gambling.


Sekitar pukul 16.30 kedua mahasiswa ini pun JJS, meluncur menuju stadion luar Gajayana, dengan perasaan gundah, penasaran sampai ubun-ubun, tengak-tengok mencari-cari orang, Dumanappun nggak kuat, “mana Ep cewek yang kamu bilang Septi itu?”. “sabar friend” jawab Suep. Sambil menyaksikan aktifitas beberapa orang berolahraga, Dulmanap semakin penasaran: “mana Ep kok nggak datang-datang?” “OK, aku panggilkan ya, SEPTI! Sini donk!” teriak Suep memanggil Septi.


“Haiiii mas Suep” jawab Septi sampil lari menghampiri Suep dan Dulmanap, lalu dengan PD, Suep mengenalkan Septi pada Dulmanap: “kenalin temenku Sep, Dulmanap” “kenalin mas namaku Septi, tapi ingat tanpa tank lho, hehhehe”. Sambil dongkol yang mendalam karena dikerjain Suep, Dulmanap pun menjawab perkenalan Septi “ alow mbak Septi tank, eh maaf kok malah salah”. “lho…lho..lho ayune koyo ngene dipanggil Septi tank beneran!, ngaca mas,!” jawab septi dengan ketus sambil ngeloyor pergi.


“hehehehehe, rasain lu, makanya jangan nyosor kalo mo dikenalin sama cewek, heheh” ejek Suep pada Dulmanap. “lain kali kamu akan aku balas kamu, EP” Jawab Dulmanap dengan 1001 kedongkolan. Hehehehe.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon