Kamis, 25 Juni 2009

Obat AIDS Telah Ditemukan (HUMOR)

segelas-tehAsal usul AIDS dan HIV telah menjadi misteri dunia sejak penyakit itu pertama kali dikenal pada awal tahun 1980an di New York dan California USA.  Sindrom karena berkurangnya Daya Tahan Melawan Penyakit atau lebih dikenali sebagai AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) merupakan satu penyakit serius disebabkan oleh virus HIV (Human Immunodeficiency Virus).

Tanda-tanda sistem pertahanan tubuh dilumpuhkan oleh penyakit AIDS/HIV:
• Terlalu lemah dan lesu
• Penurunan berat badan yang mendadak
• Demam panas yang kerap
• Peluh malam
• Kelenjar limfa membengkak
• Ruam kulit dan ulser pada permukaan mukosa. Contoh : lapisan dalam mulut
• Cirit-birit yang kronik
• Batuk kronik
• Hilang ingatan
• Jangkitan teruk yang tidak dapat dirawat

Secara medical penyakit ini belum ada obat yang berhasil melumpuhkanya, namun begitu pengobatan non medical pernah anda dengar ada yang berhasil sembuh. Ada yang pasienya direbus di drum besar dengan beratus ramuan tradisional. Ada yang pasiennya  diminumi pil ramuan beragam akar-akaran. Berikut ini saya sajikan temuan obat HIV/AIDS yang spektakuler, dan obat ini ditemukan dengan tidak sengaja, mau tahu??

Suatu hari mbak SAROPAH berada didapur bersama anak bungsunya, untuk mengisi waktu dia tengah asyik membaca Artikel majalah mengenai HIV AIDS. Sebuah penyakit yang begitu ganas dan sudah menyerang sampai ke pedalaman Indonesia.

Beberapa menit yang lalu anaknya merasa haus dan meminta minum. Beberapa saat kemudian SAROPAH sibuk membuatkan minum segelas teh untuk SUEP yang masih berusia 3 tahun. Setelah menuangkan adonan teh seduh maka SAROPAH lalu memberikan sedikit gula,  diaduknya larutan teh tersebut. Sesaat kemudian minuman itu diberikan kepada Suep yang masih lucu dan lugu.

Sambil menunggui anaknya yang sedang minum SAROPAH melanjutkan membaca majalahnya, beberapa saat kemudian ia dikejutkan dengan tangis anaknya “mama, aids...aids ma!, mimik punya adik aids mama”, “oh ya anakku sayang! maafkan mama ya nak, ini  mama tambahkan gula satu sendok lagi” ujar SAROPAH. SUEP menjawabnya dengan lugu “sekalang enak mama, anis..anis, aidsnya hilang...aidsnya ilang”.

SAROPAH segera senyum, dan seakan terhubung dengan bacaan di majalahnya, maka disinilah awal dari penemuan besar tersebut, AIDS bisa hilang dengan gula satu sendok, wah hebat ya gula bisa menyembuhkan AIDS,....tertawa yuk! he..he..he...heh (Sha 5 W).

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon