Minggu, 19 Juli 2009

Menggoda Cewek Seksi

rok-mini-sexy1Melihat lawan jenis yang aduhai sering membuat seseorang tidak bisa mengendalikan diri dengan baik, dst. Hal ini bisa dimaklumi karena manusia dikaruniai oleh Tuhan dengan nafsu. Dengan perbandingan pria (7) : perempuan (1), maka bisa ditebak bahwa yang rawan tidak bisa mengendalikan nafsu adalah laki-laki. Apabila ada pemicu dari luar bisa membuat dirinya: kemrengseng, klepex-klepex, kelojotan, mengelinjang, dan berbuat yang aneh-aneh lainnya. Seperti pengalaman humor dari SUEP berikut ini.



Suep, Dulmanap, dan Supri adalah karib sejak kecil, karena tinggalnya memang satu kampong disalah satu desa. Mereka bertiga masih ABG karena masih duduk dikelas 3 sebuah SMPN, namun jangan salah mereka kelihatan sebagai remaja yang berumur lebih dari sebenarnya. Badan mereka bongsor, dengan buah jakun yang sudah pada menonjol menandakan gerbang kedewasaan fisik telah menyambut mereka.

Seperti kebiasaan mereka bertiga setiap pulang-pergi menuju sekolah SMP-nya mereka bertiga selalu menunggu tumpangan teman, atau kalau tidak ada mereka numpang truk pasir atau pick-up angkutan barang. Bisa dimaklumi jarak kampung ke sekolah sekitar 12 km, dan angkutan umum juga belum tersedia, maka pilihan tersebut diambil sebagai solusi keterbatasan mereka.

Suatu hari sepulang sekolah mereka menunggu tumpangan, matahari semakin terik, namun tumpangan tak kunjung datang. Untuk mengurangi terik matahari, mereka bertiga berteduh dipohon asam Jawa dekat pintu gerbang sekolah. Sudah hampir 20 menit berlalu, perut mereka semakin keroncongan, namun tumpangan tak kunjung dating juga.

Beberapa menit kemudian, dari mulut gang seberang gerbang sekolah, nampak seorang perempuan 20-an tahun keluar dan berkehendak menyebrang. Dengan rok mini motif bunga, bagian atas tubuhnya dibalut T-shirt merah yang begitu ketat membungkus tubuhnya. Selain itu sebuah payung putih menemani perempuan ini untuk menolak teriknya mentari. Sementara itu kedua bola matanya tertutup sopan oleh kacamata hitam.

Melihat pemandangn demikian, 3 pasang bola mata ABG demikian tajam menatap perempuan ini. “dul kalo ada pemandangan begini, tumpangan dating sejam lagi gpp” celetuk Suep. “ep, perutku yang lapar langsung kenyang, he..hee” timpal Supri kemudian. Jakun ketiga ABG ini semakin turun naik ketika perempuan ini setelah menyebrang, berdiri membelakangi SUEP, cs. Tanpa mengindahkan keberadaan ketiga ABG ini perempuan sexy ini berdiri, sambil memandang ke ruas jalan yang ada didepannya.

Disuguhi pemandangan pantat sexy, paha mulus ala remaja kota, maka membuat ketiga ABG ini semakin blingsatan. Akhirnya nafsu kolektif ketiga ABG ini sepakat disalurkan dengan menggodain cewek ini. Hanya dengan kedipan mata Suep, maka Dulmanap dan Supri, ho oh saja. Tanpa membuang waktu Dul memunggut buah asam dibawah pohon, sesaat kemudian dilemparkan tepat ke pantat sang cewex. Cewek hanya mereaksi dengan melihat benda apa yang menghantam bempernya, dia fakir hanya kejatuhan dari atas pohon.
Supri pun mengulanggi apa yang dilakukan Dul, namun tidak tanggung-tanggung 3 buah asam langsung dilempar, bluxx…tepat mengenai pantat. “adik yang lempar ya?” Tanya cewek sexy, “oh nggak tahu mbak, kejatuhan dari atas pohon” jawab Suep. Melihat sasaranya mulai jengkel Suep semakin tertantang, maka diulanginya lagi melempar, tapi kali ini Suep agak mendekat dan melemparnya melalui bawah rok mini cewek tersebut, aksi Suep ini sukses, salah satu buah asam nyantol dibagian dalam rok, dan bias diduga cewek ini marah: “dik jangan kurang ajar ya, ternyata kamu yang lempar ya? Jangan alas an lagi, kalo dari atas nggak mungkin masuk rok”

Sewaktu perempuan ini mendamprat Suep dkk, berbarengan seseorang berseragam polisi mendekat dan menghentikan motornya. “ mas, arek-arek ini lho kurang ajar, lempar buah asam masuk kedalam rok aku” rengek cewek pada polisi. Diam membisu dan wajah memerah nampak kompak dilakukan Suep, Dulmanap, dan Supri. Ternyata cewek dan polisi adalah pengantin baru, dan perempuan tadi lagi menunggu dijemput suaminya.

He..he..Suep lagi sial, gamparan tangan kekar polisi tersebut kemudian mendarat telak diwajah masing-masing. Tidak cukup itu mereka bertiga digiring masuk kesekolahnya kembali. Karena staf pengajar sudah pada pulang, maka polisi tersebut menemui penjaga sekolah, dan hasilnya adalah ketiganya dimasukkan ruang UKS dan dikunci dari luar. “jangan dibuka pak, nanti menjelang magrib saya kesini lagi untuk membuka” jelas polisi pada penjaga sekolah.

He..hee, Suep, Supri dan Dulmanap pun pasti kehausan dan lapaaaaaar sekaleee didalam ruangan tersebut. Kacian deh luuu teman, iseng membawa petaka. thanks

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon