Senin, 17 Agustus 2009

Kentut, Antara Kau, Aku, dan ...

alur-kentutKentut menjadi judul dari artikel shalimow.com, wow nggak terbayangkan sebelumnya, untuk itulah maka terlebih dahulu rasanya perlu memohon maaf. Meskipun kata ini sudah sopan dan terhormat untuk menunjuk pada sebuah dampak dari aktifitas biologis dalam tubuh kita. Untuk sebuah ilmu maka topik apapun pastilah akan bisa ditarik manfaatnya, heheheh


Untuk dapat menyibak tentang asal-usul, alamat, dan turunanntya siapa si kentut itu maka ditegaskan disini bahwa si kentut itu berasal dari sejumlah gas dari dalam usus. Sedangkan gas dalam usus tersebut berasal dari udara bebas yang masuk dalam tubuh dan kita telan, juga dari gas yang masuk kedalam usus dari darah, juga gas hasil dari reaksi kimia dalam tubuh atau bahkan gas yang diproduksi bakteri dalam perut.


Untuk mengetahui tentang komposisi dari si kentut maka bisa dilakukan analisa komponennya yang bervariasi. Semakin banyak jumlah udara yang kita telan, maka semakin banyak jumlah kadar nitrogen yang terkandung dalam kentut (oksigen dalam udara terserap oleh tubuh sebelum sampai usus).


Selain itu bakteri dan reaksi kimia antara asam dalam perut dan cairan usus akan menghasilkan karbondioksida. Selain hal itu bakteria menghasilkan gas metana dan hidrogen pula. Untuk komposisi dari masing-masing gas tersebut sangat bergantung pada jenis dan jumlah makanan kita, juga jumlah uidara yang tertelan, jenis dan jumlah bakteri dalam usus, serta waktu yang diperlukan antara kentut yang sebelumnya. Makin lama jedah dengan kentut sebelumnya, maka makin banyak kadar nitrogen dalam kentut kita.


Untuk menjelaskan mengenai bau dari si kentut maka hal ini tergantung pada kandungan hidrogen sulfida dan merkaptan. Dua senyawa ini mengandung belerang (sulfur). Sehingga semakin tinggi kandungan sulfur dalam makanan,  maka semakin tinggi sulfur dan merkaptan yang akan diproduksi oleh bakteri dalam perut, dan hal ini berarti semakin busuklah bau kentut. Contoh jenis makanan yang menghasilkan bau kurang sedap adalah telur ataupun daging, sedangkan bangsa kacang-kacangan berpengaruh pda produksi volume kentut saja dan bukan pada tingkat baunya.


Bunyi kentut terjadi karena adanya vibrasi lubang pada anus saat kentut diproduksi, sedangkan tingkat kerasnya bunyi tergantung pada kecepatan gas yang dikeluarkan. Sedangkan volume rata-rata kentut adalah setengah liter sehari dalam 14 kali kentut. Bisa dibayangkan apabila anggota keluarga anda adalah 6 orang maka sehari ada 3 liter kentut, heheh


Kentut umumnya ”beraksi” pada waktu pagi hari saat kita berada ditoilet, atau populer disebut  dengan “morning thunder”. Selain makanan maka kentut juga dapat dipicu faktor lain yaitu: menelan udara, makan terburu-buru, makan kurang dikunyah, minum soft drink, naik pesawat udara (karena tekanan udara lebih rendah). Dampak dari kentut mungkin sedikit menyebabkan pening kepala kalau mencium bau kentut terlalu banyak.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon