Kamis, 03 September 2009

Jangan percaya mulutlah lelaki, Berani sumpah tapi takut mati

lagu terang bulanJudul diatas adalah penggalan lagu terang bulan, yang konon musiknya dijiplak oleh composer Malaysia dan terciptalah lagu kebangsaan Malaysia “Negaraku”. Menurut sejarah dan bukti-otentik yang ada memang rekaman piringan hitam lagu Terang Bulan pada tahun 1957 pernah diberikan oleh Presiden Soekarno kepada salah seorang pejabat Malaysia.

Terang bulan
Terang bulan di kali
Buaya timbul disangkalah mati
Jangan percaya mulutlah lelaki
Berani sumpah 'tapi takut mati
Jangan percaya mulutlah lelaki
Berani sumpah 'tapi takut mati
Waktu potong padi di tengah sawah
Sambil bernyanyi riuh rendah
Memotong padi semua orang
Sedari pagi sampai petang
Waktu potong padi di tengah sawah
Sambil bernyanyi riuh rendah
Bersenang hati sambil bersuka
Tolonglah kami bersama sama

Lagu Terang Bulan pertama kali direkam oleh Radio Republik Indonesia pada 1956, yang kemudian digandakan perusahaan rekaman, Lokananta pada 1965. Pencipta lagu ”Terang Bulan” juga belum jelas.  Aden Bachri, anak dari Syamsul Bachri, mengklaim lagu tersebut ciptaan ayahnya dan sudah direkam tahun 1957. Menurut Aden, Ayahnya telah menciptakan lagu ”Terang Bulan” sebelum tahun 1942.

Polemik tentang lagu ini semakin hangat menyusul sekian klaim Malysia atas beberapa produk budaya baik berupa kesenian, maupun lagu. Polemik ini juga semakin lucu manakala ditengarai pula lagu terang bukanlah karya orisinil orang Indonesia  karena mirip pula dengan lagu karangan musisi perancis.
Menurut pengamat musik Remy Silado, lagu ”Terang Bulan” adalah saduran karena aslinya dikarang oleh Pierre-Jean de BÈranger. ”Lagu ini sudah ada sejak di awal abad 19” kata Remy, Senin (31 agustus 2009). Lagu ciptaan musisi Prancis (1780-1857) sudah ada tahun 1815.

Selengkapnya anda silahkan menyaksikan videonya berikut:

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon