Senin, 07 September 2009

Penanganan Korban Gempa Tasikmalaya

BENCANA ALAM GEMPA BUMIGempa bumi telah terjadi pada Rabu 2 September 2009 sekitar pukul 14.55 WIB dengan episentrum pada koordinat 82,424 Lintang Selatan dan 107,32 Bujur Timur dengan kedalaman 30 kilometer atau tepatnya 242 kilometer arah selatan Jakarta.Gempa yang berkekuatan 7,3 Skala Richter terjadi di Tasikmalaya namun getarannya cukup keras dirasakan sampai Ibu Kota Jakarta. Tidak hanya itu Cianjur, Garut, bahkan  sebagian Kabupaten Ciamis juga mengalami kerusakan. Ribuan warga mengalami kepanikan. Sejumlah orang terlihat dilarikan ke rumah sakitbahkan akibat gempa ini  sedikitnya 44 korban tewas.


Seperti kondisi korban gempa pada umumnya maka mereka yang rumahnya mengalami kerusahkan parah (roboh) membutuhkan fasilitas tenda untuk berteduh, tentu selain kebutuhan makanan, air bersih, dan obat-obatan.


Selain penanganan darurat pada korban gempa, maka penanganan yang berkelanjutan segera dibutuhkan. Berkaitan dengan renovasi dan rehabilitasi pasca gempa memerlukan kebijakan yang cepat dan tepat dari pemerintah. Tidak kalah penting kebijakan darurat dari pemda setempat untuk memperhatikan para korban tentu sangat ditunggu.


Pemerintah melalui beragam program yang sudah diimplementasikan dilokasi gempa atau yang akan diberikan sudah selayaknya memfokuskan kelompok sasarannya pada korban gempa ini, kalaupun toh ada program khusus seperti yang terjadi di aceh dengan BRR atau Rekompak di DIY.


Sebagai warga kita berharap penanganan yang cepat pada inti masalah akan bisa meringankan beban penderitaan para korban. Apalagi dua minggu lagi sudah tiba perayaan hari raya Idul Fitri maka membuat para kurban bisa ikhlas tersenyum adalah sebuah keberhasilan.


Ayo bangkitlah saudaraku, tatap tegar tantangan kehidupan ini, ukir masa depan yang lebih cerah dengan semangat juang yang terus menyala. Singkirkan tangis dan derita, karena Indonesia akan peduli.


Artikel Terkait


EmoticonEmoticon