Selasa, 03 November 2009

Hasil Sidang MK Tentang “Kriminalisasi KPK” 3 Nopember 2009

hasil Sidang mahkama konstitusi 3 nopember 2009Mahkamah Konstitusi (MK) tadi pagi mulai menyidangkan permohonan uji materi UU KPK, Tepat pukul 11.00 WIB di ruang sidang MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta. Permohonan uji materi ini disampaikan oleh kuasa hukum Bibit Samad Rianto dan Chandra Hamzah (Pimpinan KPK Non Aktif).



Sidang ini selain pihak pemohon juga dihadiri oleh Mentri Hukum dan HAM Patrialis Akbar, selain itu juga dihadiri oleh Tim Independen Verifikasi Proses Fakta dan Proses Hukum kasus pimpinan nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kesembilan anggota tim terlihat hadir ditengah persidangan. Sidang ini juga dinyatakan terbuka untuk umum, sehingga ruang sidang dipenuhi oleh pengunjung.

Pada persidangan perdana tersebut mempunyai agenda yaitu penyerahan alat bukti dan mendengarkan ahli dari pemohon dan dari pihak terkait. Alat bukti berupa rekaman pembicaraan yang menyangkut beberapa orang yang diduga terlibat kasus ini diputuskan  diperdengarkan dalam persidangan.

Setelah sekitar 1,5 jam mendengarkan beberapa potongan perbincangan dari rekaman maka “sidang diskors untuk istirahat siang selama 1 jam," kata Ketua MK Mahfud MD. Hal ini artinya, rekaman yang belum diperdengarkan tersisa sekitar tiga jam.

Tepat pukul 14.00 WIB sidang dimulai lagi dan ketua sidang mengizinkan untuk melanjutkan agenda pemutaran rekaman hanya pada bagian yang penting. Seperti dijelaskan oleh pihak pemohon ada 5 topik penting dari rekaman.

Selanjutnya sidang berisi tentang pembicaraan antara Anggodo Widjojo, adik kandung buron KPK, Anggoro Widjojo, dengan sejumlah orang yang terlibat dalam kasus rekayasa kriminalisasi KPK itu. Anggodo terlibat pembicaraan dengan mantan Jamintel Kejagung Wisnu Subroto. Dalam rekaman itu, nama Susno disebut berkali-kali. Beberapa penyidik Polri juga berkomunikasi dengan Anggodo.

Seseorang yang diduga Wisnu Subroto beberapa kali juga terdengar bicara dengan seorang perempuan yang diduga bernama Ong Yuliana Gunawan. Pembicaraan Anggodo dengan Ong Yuliana, menggunakan bahasa Jawa dengan logat “Suroboyoan”. Beberapa anggota tim Indepeden yang asal batak nampak berusaha keras memahami suara rekaman tersebut.

Sekitar pukul 16.00 pemutaran rekaman selesai dilakukan. Setelah kuasa hukum memohon menyampaikan beberapa permohonan untuk juga memeriksa hasil pemeriksaan Antasari Azhar dalam persidangan, serta permohonan MK menghimbau kepada pihak terkait untuk melindungi Candra Hamzah dari ancaman pembunuhan seperti yang terdengar dipersidangan.

Sidang ditutup dan akan dilanjutkan besok pada pukul 14.00 WIB. Kita akan menunggu tindakan apa yang akan diambil oleh Tim Independen setelah mengikuti proses persidangan ini.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon