Kamis, 28 Januari 2010

Nonton Konser Orkes Gesek Sa'unine di Bentara Budaya

nonton konser musik sa unineDisaat-saat segenab warga kota Jakarta dan sekitarnya berjuang untuk mengarungi macetnya lalu lintas kota karena bersamaan pulang kerja. Pintu gerbang malam akhirnya menemani untuk menikmati repertoar budaya nusantara yaitu Konser Orkes Gesek Sa'unine asal Yogyakarta. Bertempat di Bnetara Pentas Musik yang menggelar panggung rutinnya setiap malam Jum'at di halaman gedung Bentara Budaya, Palmerah Jakarta.


Group orkes Sa’unine merupakan komunitas musisi khusus gesek asal ISI Yogjakarta yang terbentuk pada tahun 1990. Komunitas ini juga mengisi beberapa kelompok orkestra Indonesia seperti Twilight Orchestra , Nusantara Chamber Orchestra, Magenta maupun Edwin Gutawa Orchestra.


bentara budaya gelar konserkonser musik saunine yogyaorkes sa unine konser










Konser malam ini di dukung oleh pemain sebanyak 45 orang, penampilan mereka kali ini membawakan lagu-lagu nusantara seperti; kota baru, padang mbulan, sapu lidi, angin mamiri dan beberapa lagu daerah lainnya. Penonton sangat mengapresiasi special pada lagu cublek-cublek suwung, dengan permainan nada rendah dan tinggi yang menghanyutkan.



Selain tampil dengan olahan musik yang ciamik, malam ini Orkes gesek ini juga menhadirkan dua orang bintang tamu yaitu sinden Silir Pujiwati dan Kris Widiyanto. Sinden Silir Pujiwati membawakan sebuah lagu ilir-ilir, dan Kris Widiyanto membawakan lagu yang akan ditampilkan dalam albumnya mendatang.


Silir Pujiwati, pesinden asal Temanggung banyak terlibat dengan keroncong Sinten Remennya Djaduk Ferianto dan telah menelorkan sebuah album bernafaskan etnik. Sedangkan Kris Widiyanto adalah seorang pemusik alam dan pencipta lagu.


Orkes yang komandani oleh Oni Krisnerwinto tampil dengan sexy dan sangat ”njawani”, dengan kostum khas Jogja baju khas coklat garis-garis, kain batik, dan seluruh pemainnya tampil tanpa alasa kaki atau sepatu. Penontonpun puas dengan penampilan orkes ini dengan tepukan tangan yang riuh setiap akhir tampilan lagu atau musiknya.



konserto 293


Kepenatan kerja seharian, rasanya agak ringan dengan menikmati musik, seni,dan kebebasan ekspresinya. Perkembangan beragam jenis musik salah satunya bergantung pada komitmen yang kokoh dari para seniman, namun ada hal penting lain berupa kerjasama dengan pihak yang mendukung dan memfasilitasi terjadinya pekerja seni dengan publik. yang menjadi bagian penikmat seni tersebut.  Maju terus musik Indonesia.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon