Kamis, 25 Februari 2010

Pentingnya Filosofi Jawa; Ojo Kuminter Mundak Keblinger, Ojo Cidro Mundak Ciloko dalam Praktik Bisnis Online

Kehidupan dunia ini terbelah menjadi dua, yaitu fii dunya fana dan fii dunya maiyya. Mayoritas penduduk dimuka bumi ini sampai detik ini masih menikmati dan memposisikan kehidupan dunia hanya kehidupan fana belaka. Keindahan separuh dunia yang lain (maiyya) belum terlalu dioptimalkan, padahal kebebasan, kelengkapan,..dunya maiyya tidak kalah dengan dunya fana.
Seorang blogger yang menetapkan pilihan untuk menjadi pegiat bisnis online maka konsekuensinya adalah menyiapkan diri untuk bisa berkomunikasi dan berinteraksi dengan para pebisnis dari seantero jagad raya. Kemampuan untuk melakukan komunikasi dan interaksi online menjadi pintu gerbang untuk meraik kesuksesan dalam membangun gubug bisnis online.


Aktifitas dalam bisnis online dengan berbagai jenisnya antara lain: 1, PAID REVIEW, 2. PAY PER CLICK, 3. AFFILIATE GLOBAL, 4. SELL PRODUCT, 5. SELL LINK, 6. NETWORKING/MLM 7. PAID TO CLICK/READ GLOBAL,  8. FOREX TRADING, 9. ADVERTISING, 10. DOMAIN FLIPPING, 11. WEBSITE FLIPPING, 12. MEMBERSHIP SITE, 13. COST PER ACTION / CPA 14. DOMAIN PARKING, ternyata masih memerlukan pemuliaan akan filosofi klasik maha karya nenek moyang.


Karena transaksi bisnis online acapkali mengharuskan adanya transaksi keuangan pula maka terbuka pula peluang adanya kejahatan online dengan beragam bentuknya pula. Para penyedia jasa layanan pembayaran onlinepun seolah berlomba untuk membuat tembok pengaman bagi fasilitas layanan pada para pelanggannya.
Salah satu yang mutlak dibutuhkan dalam berbisnis adalah hadirnya salang percaya antara pelakunya. Posisi kepercayaan juga menjadi kunci lancarnya perjalanan sebuah aktifitas bisnis. Apa jadinya kalau para relasi bisnis online sudah saling mencurigai, mengangap jahat, dll maka bisa dipatikan akan banyak masalah yang lahir.
Hasil dari mengkais sesobek kertas kusam yang tergolek ditumpukan buku tinggalan orang tua maka munculah sebuah ulasan mengenai Filosofi Jawa; Ojo Kuminter Mundak Keblinger, Ojo Cidro Mundak Ciloko. Dengan segala keterbatasan juga untuk mencari makna filosofisnya maka saya coba kaitkan dengan praktik Bisnis Online yang banyak dilakukan orang kekinian.
Filosofi Jawa; Ojo Kuminter Mundak Keblinger, Ojo Cidro Mundak Ciloko kalau ditarik pengertiannya: jangan merasa paling pandai agar tidak salah arah, jangan ingkar dan curang agar tidak celaka. Pesan pentingnya dari penyataan ini paling tidak ada dua hal:

  1. Kerendahan hati; dalam menjalankan aktifitas bisnis online mutlak dibutuhkan kerendahan hati, berposisi sebagai penjual ataupun pembeli membutuhkan akan hal ini. Orang lain akan merasa nyaman dalam melakukan transaksi dengan kita manakala kita hangat, grapyak dan jauh dari sifat congkak dan sejenisnya. Sekali kita mempraktikan sikap tinggi hati maka kita seperti menutup pintu rizki kita dengan tembok beton setebal 20 meter. Image kita dimata relasi mungkin seperti srigala yang congkak mau menerkam mangsanya.

  2. Amanah: dalam menjalankan kepercayaan, kewenangan akan tugas-tugas bisnis baik selaku penjual mapun pembeli. Ketika kita optimal menggemban amanah transaksi bisnis tersebut maka relasi kita akan memberikan imbalan yang setimpal plus senyum dan selaksa keramahannya. Kerinduan untuk menggulang transaksi bisnisnya dengan kita mungkin pula dirasakanya.


Demikian ulasan singkat tentang Filosofi Jawa; Ojo Kuminter Mundak Keblinger, Ojo Cidro Mundak Ciloko, semoga manfaat.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon