Jumat, 30 April 2010

Mengunjungi Kampung Adat Dayak di Pampang, Sungai Siring Kota Samarinda

Traveling keliling nusantara dilanjutkan, setelah menikmati pantai Balikpapan maka sekarang cerita saat di kota Samarinda kali ini cukup menyenangkan karena berkesempatan untuk mengunjungi sebuah kampung adat dayak. Memang Kalimanatan timur tidak didiami suku asli dayak, namun yang tinggal dikampung ini adalah dayak pendatang dari Kalimantan wilayah utara dekat perbatasan Malaysia.









Menurut penuturan salah satu pemuka kampung adat, bahwa leluhur mereka datang untuk berobat, lalau menetap dan membuka kampung di Pampang, kelurahan Sungai Siring, kecamatan Samarinda Utara, kota Samarinda. Puluhan kepala keluarga sampai saat ini menempati kampung ini.


Komunitas dayak ini mendirikan sebuah rumah adat khas dayak yang menjadi pusat budaya mereka. Pada waktu tertentu mereka melakukan aktifitas kesenian seperti menari, dan upacara adat lainnya. Pada hari minggu para wisatawan juga mengunjungi kampung ini untuk melihat atraksi mereka.


Para masyarakat dayak disini pada hari minggu berpakaian lengkap untuk menyambut kedatangan para tamu. Mereka melayani foto bersama, penjualan pernak-pernik khas dayak, dll. Komunitas dayak ini setiap harinya sudah melakukan aktifitas seperti masyarakat lainnya, sehingga terkadang tidak menampakkan lagi ciri-ciri khusus.


Menjadi bagian dari pengunjung kampung ini rasanya cukup menyenangkan karena beberapa sudut barang keseniannya sangat menarik untuk diamatai, difoto, dan ditanyakan sejarahnya dan maknanya. Demikian sekilas hasil kunjungan ke kampung ini.
Terima kasih.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon