Selasa, 13 April 2010

Siapakah Penjahat Pajak Terbesar Indonesia



Beberapa hari lalu DPR telah menerima daftar nama 100 penunggak pajak terbesar. Menurut penjelasan Wakil Ketua Komisi XI DPR Melchias Marcus Mekeng, pihaknya akan membentuk panitia kerja dan akan memanggil para penunggak pajak tersebut untuk dimintai keterangan soal tunggakan pajak tersebut.

Berikut iniadalah daftar 100 Penunggak Pajak Terbesar di Indonesia.

1. Pertamina (Persero)
2. Karaha Bodas Company LLC
3. Industri Pulp Lestari
4. Badan Penyehatan Perbankan Nasional
5. Kalimanis Plywood Industries
6. Siemens Indonesia
7. Angkasa Pura II (Persero)
8. Bentala Kartika Abadi
9. Daya Guna Samudera Tbk
10. Direct Vision


Yang menjadi kegundahan dan pertanyaan bagi warga adalah siapakah penjahat pajak terbesar Indonesia?. Pertanyaan ini tak akan berjawab manakala aparat penegak hukum masih menegakkan hukum dengan ala kadarnya, berdasarkan kuat lemahnya opini, dll. Kalau hanya bisa membongkar kejahatan Gayus yang modus kejahatan yang sudah berjalan puluhan tahun dinegeri  ini maka hal ini bukanlah sebuah prestasi besar. Tinggal menutup mata, ambil secara acak maka aparat perpajakan tidak sedikit yang melakukan hal yang sama.


Disisi aparat penegak hukum yang perlu untuk kita pertanyakan adalah aspek jera, kualitas melakukan reformasi, atau perilaku sesungguhnya. Kalau sudah terbongkar kasus semacam penyuapan Artalita kepada jaksa Urip, ternyata tidak berdampak apapun terhadap perilaku personil jaksa yang lain. Sehingga hal inilah yang membawa keyakinan bahwa memang perlu “tamparan yang keras” kearah muka para penegak hukum, sehingga baru, malu, mau menangani kasus yang ditamparkan.


Posisi Susno Duadji didepan aparat kepolisian adalah sebagai “penampar yang keras” yang akan membuat muka Mabes Polri memerah dan “terpaksa menangani” kasus yang diaungkapkan. Andai saja tamparan semacam ini tidak ada maka apakah anda yakin bahwa kasus semacam Gayus Tambunan akan ditangani? … Tidak ada yang bisa menjamin karena Gayus sudah melalui proses berliku-liku dipenegakan hukum “yang biasa” melalui persidangan khas negeri ini “pengadilan dagelan”.


Kembali ke topik, lalu siapakah penjahat  pajak terbesar Indonesia? Menurut saya jatuhnya tentu patut diduga pada orang yang peringkat kekayaannya 1-50 besar Indonesia. Dengan perusahaaan sebesar apapun, perusahaan sebanyak apapun saya pada keyakinan mereka juga pelaku patgulipat pajak. Kalau pengusaha ecek-ecek saja bisa bermesraan dengan aparat pajak dan aparat penengak hukum, maka apakah permainan sang maestro pebisnis yang mengakali pajak tidak mungkin datang dari pengusaha besar ini???. Kita coba tunggu apakah aparat penegak hukum masih punya gigi yang tersisa. Apakah korupsi akan semakin menjadi pandangan hidup bangsa???

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon