Jumat, 02 Juli 2010

Rekening Bank Menggelembung Milik Jendral Polisi Melukai Nurani Masyarakat

Pengungkapan kasus rekening mencurigakan milik beberapa Jenderal polisi seperti yang di ungkap oleh Majalah Tempo mengundang sejumlah masalah baru. Mabes Polri secara resmi mempermasalahkan pihak tempo dengan dalih penghinaan terhadap institusi.



Dampak positif dari pengungkapan kasus rekening Jenderal Polri yang menggelembung tidak wajar memang akan memperkuat panji-panji  transparansi institusi kepolisan sebagai salah satu matra penting penegakan hukum. Namun hal tersebut juga mempunyai beberapa dampak negatif.



Berita tersebut sangat kuat bisa memicu kecemburuan sosial bagi polisi yang menjadi bawahan para Jenderal tersebut. Memang proses hukum akan diharapkan terus berlangsung untuk mengungkapkan kebenaran namun patut di khawatirkan ada dampak penurunan semangat kerja bawahan. Ungkapan seperti:”wah ternyata para Jenderal yang dimakan kelas kakap ya”, bukan tidak mungkin akan dimiliki oleh nak buah.



Yang paling berbahaya dari dampak negatif yang mungkin muncul adalah dapat semakin menurunkan rasa kepercayaan masyarakat terhadap institusi dan personil polisi. Kita tahu citra polisi sudah tidak begitu bagus dimata masyarakat, maka semakin dalam pula kepercayaan masyarakat akan runtuh.



Masyarakat akan muak dan terkoyak-koyak nuraninya karena oknum aparat penegak hukum yang diharapkan menegakkan keadilan malah bermain main dengan menumpuk uang hasil korupsi. Berharap pada institusi manalagi kalau Jendralnya saja sudah demikian??? Masyarakat boleh kan menduga yang sangat buruk terhadap kelakuan aparat Polri? Bagaimana Menurut anda?

Artikel Terkait

2 komentar

oknum aja melakukan korupsi apa lagi yang oknum-oknum yang lain. indonesia ku yang malang. kapan korupsi ini berakhir ?


EmoticonEmoticon