Minggu, 01 Agustus 2010

Google Akhirnya Bersedia Membiayai Persalinan dan Aqiqoh Anak Laki-lakiku, Alhamdulillah

Insyaf dan sadar bahwa akibat menjalani sebuah hobby yang berkelanjutan, akhirnya menghantarkan aku pada sebuah aktifitas rutin sebagai seorang blogger.  Dari pengalaman menunjukkan bahwa sebagai seorang blogger ternyata mempunyai banyak keterbatasan untuk bisa meraih penghasilan yang optimal dari beragam aktifitas bisnis online.


Dengan mengandalkan kemampuan dibidang ngeblog tentu masih akan mengalami banyak batu terjal untuk mampu meraup penghasilan online yang layak. Hal ini dikarenakan fii dunya maiyya tidak cukup takluk dengan senjata blog belaka. Salah satu kemampuan yang dituntut untuk menaklukkan liku-liku bisnis online adalah kemampuan anda untuk menjadi seorang internet marketing.


Banyak pendapat para pakar mengatakan bahwa” jadilah anda seorang internet marketer, apabila anda ingin menjadi seseorang yang sukses dari bisnis online. Kalau anda hanya menjadi seorang blogger maka anda akan hanya menembak beberapa peluang yang dimensinya jauh lebih kecil, sehingga pendapatan anda juga akan jauh lebih kecil”.


Kemampuan menjadi seorang blogger ternyata harus dilengkapi dengan kemampuan yang mumpuni dalam internet marketing. Kalau keduanya mampu bersinergi, maka anda baru meniti langkah untuk sukses sebagai seorang pebisnis online. Jadikan kemampuan ngeblog hanya sebagai penunjang dari kemampuan anda sebagai seorang internet marketing, maka: jangan hanya ngeblog tapi belajarlah menjadi seorang pemasar online yang handal pula.


Lho, kok jadi membahas tema internet marketing dan ngeblog, nggak sesuai judulnya akh, OK kembali ke tema: posting kali ini sebenarnya menuliskan luapan rasa bahagia yang sempat saya rasakan beberapa hari belakangan atas beberapa nikmat yang menghampiri saya sekeluarga.


Atas Idzin NYA, saya mendapatkan karunia dan amanah berupa kelahiran seorang anak laki-laki. Ya tidak lain dan tidak bukan adalah Shalimow Yunior: Ahmado Yusuf Rasyad, telah hadir dimuka bumi ini dan bersiap untuk menjadi blogger masa depan, he...he. Alhamdulillah amanah tersebut disertai oleh ”fasilitasi dari google” untuk menyelesaikan biaya persalinan dan Aqiqoh anak saya tersebut.


Beberapa bulan lalau saya sempat tersirat sebuah cita untuk membiayai persalinan dan Aqiqoh anak bersumber daru uang dollar yang dikirimkan oleh google. Ya google dengan ikhlas mengirimkan uangnya setiap hari ke dalam akon saya atas manfaat yang dia dapat dari promo iklan melalui beberapa blog saya. Jadi sebuah kerjasama yang salang menguntungkan, karenanya segera saya manfaatkan untuk biaya anak saya.


Beberapa waktu silam beberapa dolar uang diakon mulai saya cairkan, dan sayapun menandainya dengan melakukan posting tentang cara mencairkan uang dollar melalui WU. Dan saya punya keyakinan bahwa uang ini adalah halalan thoyibah, buah dari kerja keras sebagai seorang blogger. Maka persalinan dan Aqiqoh anak lelaki saya pun bisa tertutupi olehnya. Alhamdulillahi robbil al amien.


Dua ekor kambing sudah siap untuk disembelih sebagai Aqiqoh dari anak saya tersebut. Aqiqah merupakan seruan ibadah yang telah disyariatkan oleh  Allah s.w.t. sebagaimana dijelaskan oleh Rasulullah s.a.w. dalam sabdanya: "Setiap anak yang lahir itu  terpelihara dengan aqiqahnya yang disembelih untuknya pada hari ketujuh (daripada hari kelahirannya), dicukur dan diberi nama." (Riwayat Abu Dawud, al-Turmuzi dan Ibnu Majah)


Menurut hukumnya maka  aqiqah itu sama dengan ibadah qurban yaitu Sunnat Muakkad kecuali dinazarkan sehingga berubah menjadi wajib. Karena anak lelaki maka harus disembelihkan dua ekor kambing (tetapi sah sekiranya seekor) Diriwayatkan oleh Aisyah, bahawa Rasulullah s.a.w. memerintahkan sahabat untuk menyembelih aqiqah dua ekor kambing untuk anak lelaki yang umurnya sama dan untuk anak perempuan seekor kambing. (Riwayat al-Turmuzi). Dalam sebuah riwayat lain dari Ibnu Abbas r.a. bahwa Rasullullah s.a.w. menyembelih aqiqah untuk Hasan dan Husin masing-masing dengan seekor kambing. (Riwayat Abu Dawud)


Demikian, posting yang mencoba menyambungkan antara aktifitas bisnis online, ajaran agama Islam, dan secuil aktivitas keluarga saya. Semoga berkenan, semoga beberapa tahun kedepan anak lelaki saya bisa meneruskan untuk mengelola blog ini dan lainnya untuk semakin berkembang, dan sukses, amien.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon