Jumat, 10 Maret 2017

Selain JFC, Tempat-tempat Inilah yang Membuat Jember Melekat di Memori

Biasanya, kota kecil ini tiba-tiba saja kebanjiran pengunjung dari luar kota pada bulan Juli-Agustus. Kamar-kamar di penginapan penuh terpesan, tiket kereta api dan pesawat menjadi langka. Pasalnya, di waktu inilah periode JFC berlangsung. Ketika perhelatan akbar Jember Fashion Carnival dimulai, semua mata sontak tertuju pada Jember.
Sayangnya, selain JFC, masih belum banyak potensi lain kota yang tergabung dalam segitiga emas Jawa Timur bersama Malang dan Surabaya ini diketahui. Padahal, ada banyak hal yang bisa dieksplor di kota ini, seperti beberapa tempat wisata berikut.
Pantai Bandealit


Pantai Bandealit


Pantai Bandealit - Telusuriindonesia.com
Bergegaslah mendapatkan selembar tiket kereta api atau pesawat menuju Jember. Kabupaten yang berbatasan dengan Samudera Hindia di bagian selatannya ini memiliki gugusan pantai nan eksotis. Sebut saja Pantai Papuma, Payangan, Watu Ulo, dan tak ketinggalan, Bandealit.
Teluk dengan pantai landai ini masih merupakan bagian dari Taman Nasional Meru Betiri. Ombak di Pantai Bandealit besar, cocok digunakan untuk berselancar. Selain itu, ada danau buatan yang tenang berwarna hijau dan dikelilingi dengan rimbunnya pepohonan hijau pula. Anda bisa menikmati kesunyian yang menenangkan saat berada di sini.


Puncak J88


Puncak J88 - Youtube.com

Puncak J88 - Youtube.com
Bila sisi selatan Kota Suwar-Suwir ini merupakan dataran rendah dan dikelilingi oleh pantai-pantai eksotis, maka di sisi utara, Anda bisa menemukan dataran yang lebih tinggi. Di Kecamatan Jelbuk, ada sebuah tempat wisata yang belum terlalu lama ini menjadi sangat ramai diperbincangkan.
Meski tak sama persis, J88 dapat diibaratkan Tebing Keraton bila di Bandung. Bukit di atas awan ini akan menyuguhkan kesempurnaan kota Jember dari ketinggian. Hijaunya alam sekitar dengan lukisan alam Gunung Argopuro yang membentuk siluet dapat Anda nikmati dari tebing bebatuan. Bukit J88 juga dapat menjadi salah satu tempat terbaik Anda menyaksikan terbitnya sang mentari di tanah Jember.


Pusat Penelitian Kopi dan Kakao


Pusat Penelitian Kopi dan Kakao


Pusat Penelitian Kopi dan Kakao -
Kantoralamat.net
Anda penggemar kopi atau cokelat? Dapatkan segera akses transportasi kereta api ke Jember. Sebab selain tembakau, Jember juga dikenal sebagai penghasil kopi dan kakao. Bahkan, pusat penelitian kopi dan kakao (PUSLITKOKA) satu-satunya di Indonesia terletak di kota kecil yang dapat ditempuh selama empat jam menggunakan kereta api dari Surabaya ini.
Sayangnya, akses jalan menuju kebun dan pabrik PUSLITKOKA masih sangat minim. Jalan mulus beraspal itu hanya memiliki lebar yang sangat pas untuk dilalui dua buah mobil dari arah yang berseberangan. Sepanjang sekitar 3 km pertama, sisi kanan dan kiri diapit oleh sawah yang hijau menguning dengan pemandangan bukit di kejauhan. Setelah melewati beberapa rumah penduduk, sisi kanan dan kiri jalan akan digantikan oleh hijau dan teduhnya hutan.
Dengan tarif Rp20.000,00, Anda dapat berkeliling kebun dengan kereta kelinci dan mendapatkan wisata edukasi di pabrik pengolahan cokelat. Selepas itu, Anda bisa bersantai di dalam outlet yang bersih dan sejuk. Di sini, jajaran olahan cokelat dan kopi tersedia—bahkan termasuk sabun yang terbuat dari olahan lemak kakao.


Kafe Kolong


Kafe Kolong - Republika.co.id


Kafe Kolong - Republika.co.id
Tempat wisata yang satu ini sangat terkenal di kalangan penduduk lokal. Tidak hanya di kalangan anak muda saja gaung Kafe Kolong terdengar, tetapi juga di kalangan penduduk berusia 40 tahun ke atas. Pengunjungnya pun mulai dari golongan pelajar dan mahasiswa sampai pelaku bisnis eksekutif.
Bukan sajian penganannya yang menjadikan tempat ini semakin banyak diminati, melainkan suasana yang ditawarkan. Namun Anda jangan lantas terburu-buru membayangkan sebuah kafe dengan bangunan tertutup yang hangat dengan desain interior bertema khusus seperti yang kini semakin banyak bermunculan. Seperti namanya, kafe ini berada di kolong, tepatnya di bawah jembatan yang menjadi jalur padat kendaraan di atasnya.
Kafe Kolong hanya beroperasi kala matahari sudah tergantikan gelapnya malam—menjadikan tempat ini sebagai ruang melepas lelah bersama kawan setelah hari yang panjang. Mulai pukul 18.00 WIB hingga dini hari, pengunjung memenuhi bangku-bangku dari anyaman bambu. Segelas minuman hangat dan kudapan sederhana menjadi pelengkap obrolan santai, diterangi temaram cahaya kekuningan lampu yang dipasang pada dinding-dinding berbatu.
Bereksplorasi di Jember akan memberikan pengalaman menjelajah tersendiri bagi Anda. Tidak perlu khawatir lantaran lokasinya yang cukup jauh—nyaris di ujung timur Pulau Jawa. Selain pesawat, Anda bisa menggunakan kereta api yang kini semakin nyaman untuk perjalanan yang lebih hemat dan berkesan. Anda pun tidak perlu melakukan reservasi dengan mendatangi stasiun langsung. Dengan berbagai aplikasi portal kebutuhan berwisata seperti Traveloka, semua jadi semakin nyaman dan praktis.

Artikel Terkait

Artikel Sebelumnya


EmoticonEmoticon