Pengungkapan kasus rekening mencurigakan milik beberapa Jenderal polisi seperti yang di ungkap oleh Majalah Tempo mengundang sejumlah masalah baru. Mabes Polri secara resmi mempermasalahkan pihak tempo dengan dalih penghinaan terhadap institusi.
Dampak positif dari pengungkapan kasus rekening Jenderal Polri yang menggelembung tidak wajar memang akan memperkuat panji-panji transparansi institusi kepolisan sebagai salah satu matra penting penegakan hukum. Namun hal tersebut juga mempunyai beberapa dampak negatif.
Berita tersebut sangat kuat bisa memicu kecemburuan sosial bagi polisi yang menjadi bawahan para Jenderal tersebut. Memang proses hukum akan diharapkan terus berlangsung untuk mengungkapkan kebenaran namun patut di khawatirkan ada dampak penurunan semangat kerja bawahan. Ungkapan seperti:”wah ternyata para Jenderal yang dimakan kelas kakap ya”, bukan tidak mungkin akan dimiliki oleh nak buah.
Yang paling berbahaya dari dampak negatif yang mungkin muncul adalah dapat semakin menurunkan rasa kepercayaan masyarakat terhadap institusi dan personil polisi. Kita tahu citra polisi sudah tidak begitu bagus dimata masyarakat, maka semakin dalam pula kepercayaan masyarakat akan runtuh.
Masyarakat akan muak dan terkoyak-koyak nuraninya karena oknum aparat penegak hukum yang diharapkan menegakkan keadilan malah bermain main dengan menumpuk uang hasil korupsi. Berharap pada institusi manalagi kalau Jendralnya saja sudah demikian??? Masyarakat boleh kan menduga yang sangat buruk terhadap kelakuan aparat Polri? Bagaimana Menurut anda?

iya mas benar2 membuat kita sakit hati !
bene2 tragis neh Indonesia, ga hanya krisis keuangn, krisis kepercayaan dn krisis moral tpi juga krisis keamanan T_T
uhhhh…sedihnyaaaaaaaa
Wajar Kalo Tuhan YME kerap menimpakan bencana dinegeri ini ya pak
kalo niat rekeking koran itu bisa ditelusuri koq, wong video porno aja bisa dilihat pakar te*e***tika, apalagi yg arsipnya komplet
Betul sekali Pak, sangat melukai hati nurani kita……..
Coba kalo para jenderal itu berbisnis aja di internet marketing, yakin dia tidak akan korupsi, hehehehehehehe……….
gak cuma jndral aja.polisi bawahan aja dkotaku pada kaya2.
yg membuat aku heran kok instansi ky gitu kok gak dbubarkan
kalau polisi bisa secara gamblang mengungkap dan menindak oknum2 tersebut, ini merupakan momen meningkatkan citra dan kepercayaan kpd polisi kita dijaman pengganyangan koruptor. Kalau poliisi reaksinya seperti sekarang yg bukan menyelidiki kebenaran inf tersebut, inilah awal kehancuran polisi itu sendiri.
lucunya, kok malah tempo yang dituntut? polisi tidak perlu mengalihkan iopik ke sana, segera usut dugaan rekening gendut para petinggi polri tsb.
wadoooww gimana nih….
katanya mo transparansi, koq merasa terhina sih…
kalau menurutku, kalo ndak merasa korupsi ya…tenang2 aja, tinggal suruh diaudit dan ditelusuri aja….
nanti toh akan ketahuan apakah dana di rekeningnya hasil dari usaha/bisnis (yg halal tentunya) atau dari mana…
orang jawa bilang “sing becik ketitik, sing olo ketoro”
bukan begitu…?
keuangan d indonesia sedang kerisis …kok ada lagi masalah” yang muncul . .
thanks postingannya pak . ..
good luck:D