Istri, atau biasa disebut bojo (ngoko; jawa kurang halus), atau garwo ( kromo: jawa halus), atau Ojob (bahasa “walikkan” arema) menjadi keniscayaan merupakan belahan jiwa dari suaminya. Melalui prosesi ritual yang bernama pernikahan (perkawinan) maka dua jiwa berikrar dihadapan Tuhan dan “diperdengarkan” kepada komunitas setenpat telah dipersatukan. Seberat apapun beban yang akan ditanggung oleh pasangan ini, maka jiwa dan raga inilah yang akan menanggungnya.
Istilah “belahan jiwa” agak sering terdengar dalam kisah-kisah romantis yang dapat kita temukan pada cerprn, novel, film , dan lagu. Bahkan, secara sadar ataupun tidak kita pasti pernah menggunakan idiom tersebut. Biar tidak penasaran maka coba kita telusuri darimanakah terminologi kata ”belahan jiwa” berasal?
Dalam terminologi bahasa Jawa menyebutkan, isteri dengan tegas disebut sebagai garwo yang merupakan singkatan dari sigaring nyowo. Arti dalam bahasa Indonesia sigaring nyowo bermakna pecahan jiwa alias belahan jiwa. Dari makna tersebut, maka kita telah menemukan petunjuk penting mengenaio istilah “belahan jiwa” yaitu merujuk pada perempuan yang telah dinikahi oleh seorang lelaki.
Dalam kacamata telogi agama langit (Islam dan Kristen), perempuan yang bernama Hawa dikisahkan terbentuk dari tulang rusuk sang pendamping yaitu Adam. Hal ini berarti secara fisik sejarah perempuan ditegaskan berasal dari (belahan) dari laki-laki.
Argumen yang lain tentang ini adalah dengan pendekatan genetika (biologi), yang juga menegaskan bahwa belahan jiwa seorang pria adalah perempuan. Hal ini ditegaskan dalam hukum Mendel. Dengan sebuah rumus kromosom pembentuk pria adalah XY sedangkan perempuan hanyalah XX. Karena perempuan hanya merupakan bagian dari pria, maka perempuan hanya memiliki satu jenis kromosom saja yaitu X dan tidak memiliki Y.
Jadi selayaknya memang kaum pria yang mendenggungkan istriku “kaulah belahan jiwaku”. bukan sebaliknya, suamiku kaulah belahan jiwaku…. Faktanya Perempuan kekinian lebih sering dan senang menyebut “pria” sebagai “belahan jiwa”, laki-laki sering memakainya manakala masa pacaran saja, meskipun tidak semuanya demikian, heheheh
Biar lengkap, kayaknya kita bias dengarkan lagu belahan jiwa dari the virgin, OK met menikmati.


mari naik becak
Ueddan..bojo sak mono gede ne rek..! Mending ternak kerbau, wakakakakaka…
gambarnya lucu sekali hehehhehe
Wifi Booster with 2000mW
salam mas
itu yang di pangku apa istrinya yach…?waduuuh…berat banget ketok’e
seorang wanita bagi seorang muslim adalah ibu, saudara perempuan, istri atau anak perempuan. Dan jika ke empat status ini di sandang oleh kaum wanita, maka siapa lagi yang lebih mulia dari padanya, Subhanallah dan istri termasuk di dalamnya…jadi bahagiakanlah dia
He.. he.. gambarnya itu loh.. gak nguatin euy… kalo aku yg dapet tuh istri.. wuiih.. bisa ancur nih badan.. ha.. ha..
kreatif banget bisa dapat gambar yang luar biasa
Sayangnya ada yang gonta-ganti belahan jiwa ya mas, ada yang belahan jiwa lebih dari 2, ada yang belahan jiwanya selingkuh,dll.
Uangnya berkarung-karung, sampai ngadakan ultah anak kecil saja menghabiskan sekarung uang..eeeee…..kini sang belahan jiwa ditinggalkan karena nggak beres.
Semoga kita senantiasa rukun dengan belahan jiwa.
Salam hangat dari belahan jiwa eeee….dari Surabaya
makasih semua belahan jiwa…………..
hehehe
kok gambare aneh men?
wow its great post. thanks for share..!~!
gede bener om bojonya . .gak berat a om org itu . .hahahahaha:D