Keyword Density dapat difahami sebagai kepadatan atau jumlah keyword yang dimasukkan didalam content sebuah blog, atau tingkat kerapatan keyword yang dijadikan indikator bagi pengelolaan sebuah blog. Kondisinya hampir sama dengan Keyword Stuffing. Umumnya para blogger mengenal istilah Keyword Density ini pada saat melakukan Riset Keyword saja.
Keyword adalah saah satu variable blog yang penting dalam proses search engine Optimization dan sehingga sangat manfaat bila para blogger memahaminya. Salah satu pemahan tentang keyword adalah tentang keyword density. Kesalahan dalam mengelola keyword, maka bisa berakibat fatal pada blog anda karena dianggap sebagai spam.
Semakin banyak pengulangan yang terjadi nilai keyword density akan lebih tinggi, tetapi patut diingat bahwa penggunaan keyword juga tidak boleh berlebihan, harus tetap alami berkecukupan dengan isi web tersebut dan pada posisi yang penting dalam struktur webnya. Jika terdapat pengulangan yang berlebihan, contoh ekstrimnya adalah terdapat keyword pada setiap kalimat, bisa jadi akan dianggap sebagai artificial site atau spam site.
Keyword density karena merupakan prosentase-nya terhadap jumlah keseluruhan kata pada suatu website, secara sederhana dapat dinyatakan sebagai berikut:
Jumlah.pengulangan.keyword) / (jumlah.keseluruhan.kata).
Contohnya bila suatu web mempunyai 200 kata – tidak termasuk kode HTML – dan menggunakan lima pengulangan keyword di dalam materi web tersebut. Maka keyword density web tersebut = 5/200=0.025 atau sama dengan 2,5%.
Standar dari keyword density yang umum diterima oleh sebuah search engine adalah berkisar antara 3% – 5%, keyword density yang melebihi batasan tersebut mempunyai kemungkinan diklaim sebagai spam.
Aturan tersebut bukan hanya berlaku pada satu keyword saja tetapi juga berlaku pada sekumpulan dari keyword yang berhubungan dengan produk atau service lainnya, keyword density harus selalu berada pada nilai antara 3% – 5%.
Untuk melakukan pengecekan keyword density maka Langkah sederhana untuk menge-cek keyword density :
- Copy & Paste materi website ke dalam program pengolah-kata seperti Word biasa
- Selnajutnya pada menu ‘Edit’ klik ‘Select All’. Kemudian ke menu ‘Tools’ dan pilih ‘Word Count’ untuk menampilkan jumlah seluruh kata.
- Kemudian lakukan ‘Find-Replace’ kata-kata keyword untuk mengetahui jumlah keyword yang terdapat dalam materi.
- Hitunglah prosentase jumlah keyword dengan total kata yang ada.
- Lakukan modifikasi seperlunya. Selesai.


Izin mengamankan tempat pertama Shal. Boleh khan Shal
Shal, izin copas untuk sebuah blog aku. nanti saya berikan link source n trackback. Thanks shal sebelumnya.
mantap banget infonya tks
mainan kwd memang menyenangkan
saya sebenarnya paling sebel jika nemuin blog yang isinya cuma keyword doang tapi isinya kosong. Tapi saya paling suka gunain keyword untuk SEO page halaman blog, tapi tetap bertanggung jawab dengan konten yang insya allah isinya di cari banyak orang.
Oooooh…ngono tha..??? Thanks Mas…
hebat infonya…kamu emang the master
makasih buat info yang bagus ini, saya sedang belajar ttg SEO dan artikel ini dapat membuat saya lebih mengerti.
wah, bermanfaat banget artikelnya, kebetulan lagi nyari2 istilah itu untung langsung ketemu.
Makasih gan..
trims infonya mas, tapi bagaimana dengan blog yang banyak berisi konten grafis. Kebetulan saya kan bergerak di bidang desain bangunan dan membuat blog di http://birobangunan.blogspot.com/, bagaimana menganalisa keyword density karena kebanyakan kan berisi gambar desain bangunan. sekali lagi trims atas infonya ya…^_^..
good article thank for sharing info
Mohon ijin untuk menampilkan artikel ini di blog aku, thanks.
Terimakasih Mas Yunan atas Artikel Hebat ini, Semangat terus menebar Manfaatnya.
Selamat pagi sahabat,minta ijin belajar memahami keyword disini.Salam kenal dan maksih infonya.Happy blogging.
makasi buat infonya pak . .langsung ke tkp aja . . .=))