Mendengar kata ”janda seksi” banyak orang hanya terbayang Sarah Azhari, Dewi Persik, dll, mungkin tayangan televisi yang membuat hal demikian. Sisi lain kehidupan, fenomena ”janda seksi” ternyata menjadi kebutuhan ”nakal” para netter mania, kata kunci ini samapi hari ini diminati sejumlah 242.000 orang di Google Search .
Untuk menelusuri sisi-sisi kehidupan yang yang lain dari para janda seksi maka saya ajak anda untuk menyimak ikhtiar para janda yang merasa dirinya seksi untuk mendapatkan pria dambaan hati. Simak iklan janda seksi dibawah ini:
Mencari jodoh, janda, islam jawa S1 cantik putih tinggi seksi rajin beribadah. Saya bekerja sebagai SPG, tb.163cm/52kg, mandiri. dAmba:Jejaka/duda jawa islam S1, mapan, ganteng. Ingin kenal lewat sms…….
Mencari jodoh duda tanpa anak katholik tampan putih tinggi jujur tanggung jawab perhatian penyayang, tb.170cm/72kg.dAmba: Gadis/Janda putih seksi umur 26-40th mancung.Bagi cewek2 yang memenuhi syarat bisa sms ke aku
Menjadi seorang janda, umumnya dirasakan wanita sebagai ujian hidup yang cukup berat, dan menuntut persiapan fisik dan psikis yang tangguh. Seorang istri menjanda dikarenakan sesuatu hal yang menyebabkan berpisah dengan suami. Bisa karena faktor kematian ataupun perceraian (divorce). Salah satu dampaknya adalah harus membiayai keperluan keluarga sendirian, menghadapi masalah pergaulan dengan lingkungan karena stigma negatif pada status jandanya.
Kalo kita cermati beberapa blog komunitas sosial macam Friendster, tagged, Facebook, cukup marak diwarnai perempuan yang menyandang status janda. Mereka gencar berburu pendamping hidup melalui dunyya maiyya. Langkah demikian cukup cerdas karena bisa meminimalisir gunjingan, dan respon lainnya dari komunitas. Stigma seorang janda masih lebih banyak negatifnya apabila dinilai mulai mendekat pada laki-laki.
Kebutuhan para janda yang masih berusia usia muda, apalagi yang seksi untuk melakukan proses pendekatan, pacaran, dst dengan lelaki yang diharapkan menjadi suami barunya sering sekali mengundang stigma sebagai perempuan gatal, perempuan jablay, janda kembang kesepian, janda seksi rindu kekasih, dll. Stigma sosial hanya bisa dihadapi dengan kesabaran untuk memberikan informasi, pencerahan, kepada komunas sehingga pandanganya bisa bergeser.
Janda seksi, janda kembang, janda muda, juga manusia, juga perempuan yang membutuhkan hubungan sosial yang normal seperti lainnya. Usaha mereka untuk mendapatkan suami penganti harusnya mendapat dukungan positif dari unsur masyarakat lainnya. Semoga para janda segera mendapatkan suami yang baik dan bisa membina rumah tangga yang sakinah. Amin. (Sha 5 W)






Tks sudah mampir ke blogku mas. Salam kenal.
Jandal Jepit memang suka dijepit dan menjepit…….
BAGI2 DUNK JANDANYA..AKU JUGA MAU
aswakum. bwt pre jnde mde
mba janda yang baik ….viko mau kenalan dong ….
mbak maya: thanks ya atas kunjungannya mbak
Abimanyun: masak janda = jandal? heheheh
Murtala: ambil aja mas, heheh
Jamal:waalaikumsalam. thanks heheheheh
Viko: boleh viko, silahkan
Nice SEO…Boz…… perlu juga cerita tentang mesumnya keyword google nih
oke ….deh…. Amin …moga-moga mereka janda kembang tersebut tidak nyasar kemana-kemana…habis ….anu…kasihankan… gayanya kadan membuat laki-laki mabuk kepayang…he…he..
Kayaknya janda juga perlu dibikin Komunitasnya deh.
jadi sesama janda ada yang membela hak-haknya jika ada stigma negatif, he….
haiii.. yep ak br liat websitemu blh juga,ngomong2 blh kenalan ga
nama asLinYa siApa yah.Thansk
hellow…..!!!deKa yah Asik Banget main komPuternya ingat Makan Lo
ntar ga konsen LaGi.trims
janda kembang adalah sangat menyenangkan dan cukup pengalaman
aku cakep lho gimana mau dengan saya yo ama gu jalaaln jalannn
Aku laki perkasa,blh dok knlan dgn janda manis
Hbgin aku y no ini 081360186110,
ntuk Janda yg serius cari jodoh cb hub no 085867040499 smg qt berjodoh