Sabang, Pesona Surga Indonesia

……… bagai menikmati surga ketika pandangan mata ini berselancar memandang keelokan alam Sabang. Seakan menyusuri kelokan garis pantai yang indah, air laut nan biru dan nampak bersih. Disini aku temui terumbu karang yang masih perawan, hijau tumbuhan lautnya melambai-lambai seakan memanggilku, pepohonan pantai menjadi pemandangan yang sejukkan hati. Semuanya seakan menyambut kehadiranku dengan tangan terbuka dan bersahabat, ….. sugeng rawuh….. Subhanallah hari ini aku telah diperlihatkan sebagian keindahan surga …. Read the rest

SORONG, Tunggu Aku Datang Lagi….

Masih teringat olehku ketika aku menerima tugas untuk menjadi pemandu pelatihan dikota Sorong, tepatnya pada pertengahan Mei 2007, tanpa ba…bi…bu: ”siap pak, saya siap berangkat” jawabanku atas tawaran penugasan dari pimpinan. Hal ini semata terdorong keinginan untuk segera menapakkan kaki di tanah air bagian Timur tersebut.  Salah satu mimpiku saat masih duduk di kelas 2 SD adalah mengunjungi semua propinsi di bumi nusantara ini. Read the rest

Kegiatan P2KP Sembuhkan Stroke

Paree, sebuah nama yang dahulu biasa diucapkan oleh para menir Belanda untuk menyebut daerah ini. Selain merupakan satu-satunya kelurahan diantara sekian jumlah desa yang ada di kabupaten Kediri, wilayah ini juga merupakan situs utama dari penelitian Clinford Geertz yang dilakukan puluhan tahun yang silam. Menurut guru Sosiologi penulis semasa SMA, bapak Clinford Gertz dalam penelitian tersebut mampu memotret realitas sosial dari masyarakat Jawa, salah satunya tentang adanya struktur sosial umat Islam yang dipilah menjadi tiga kelompok yaitu: santri, priyayi dan abangan.

Thesa ini cukup brilian dalam perkembangan sosiologi yaitu keberhasilanya dengan akurat memotret realitas sosial masyarakat Jawa. Teori ini cukup lama menjadi kajian ilmiah oleh kalangan kampus di Amerika dan di Indonesia. Ditahun 2006, kelurahan Pare yang berpenduduk 21 ribuan jiwa ini kembali menorehkan sejarah dengan “menemukan” formula obat untuk penyakit yang sekarang banyak digandrungi penghuni planet bumi tercinta. Read the rest

Makna Cinta Kasih

 SUDAH menjadi tradisi di kalangan muda, bahkan menjangkiti kalangan tua, yang merayakan 14 Februari sebagai hari kasih sayang dunia. Namun tak jarang dari mereka justru belum mengerti mengapa dan ada apa sesungguhnya sehingga 14 Februari itu diperingati sebagai hari Kasih Sayang se-Dunia. Ironisnya, momentum yang seharusnya lebih dekat pada upaya mendorong semangat keimanan dalam agama, sekarang telah berubah menjadi ajang yang kerap jauh dari nilai-nilai agama. Valentine day (VD) ditradisikan sebagai sebuah hari di mana pergaulan bebas ‘dibolehkan’, foya-foya dilaksanakan atas nama kasih sayang. Karena kini VD tak lagi memandang batas agama sebagai suatu yang sakral, tak lagi diperingati sebagai momentum agama tertentu, tapi sudah bersifat universal. Para ABG di Indonesia, umumnya di kota-kota besar, bahkan kerap banyak juga yang beranggapan bahwa momentum ini adalah sebuah kesempatan untuk melalaikan tugas mereka yang sebenarnya, yakni belajar dan mempersiapkan masa depan hidupnya.  Read the rest

Sukses adalah Sebuah Pilihan

SUKSES adalah dambaan setiap orang. Tidak ada satu orangpun yang menginginkan kegagalan dalam hidupnya. Untuk mencapai prestasi kesuksesan dalam hidup Anda yang terlebih dahulu Anda punyai adalah tujuan hidup (goal setting). Tidak adanya tujuan hidup dalam diri Anda akan menyebabkan diri Anda pasif menerima apa saja yang disodorkan oleh kehidupan kepada Anda dan biasanya hidup Anda menjadi sangat menbosankan sekaligus tidak menggairahkan.More...
 
Kebanyakan orang yang hidup tanpa tujuan akan terfokus berjalan ditempat dan menghabiskan waktunya secara membosankan tanpa pencapaian prestasi yang berarti. Mereka hanya menjadi “penonton” dari suatu kehidupan. Mereka hanya bisa melihat kesuksesan orang lain tapi sama sekali tidak pernah membayangkan untuk dirinya sendiri. Inilah yang disebut hidup tanpa misi alias hidup tanpa tujuan!. Anda harus mempunyai misi hidup didunia ini agar hidup Anda berarti dan menggairahkan!!
 
Untuk mencapai sukses tentu saja tidak mudah, karena Anda juga harus menyikapi kegagalan dengan baik jika memang Anda menghadapi kegagalan. Untuk mencapai sukses kerap kali kita harus melewati kesalahan serta kegagalan dalam hidup. Banyak orang ingin sukses tapi sedikit sekali yang berani untuk menghadapi kegagalan. Kalau Anda ingin sukses, Anda tidak boleh takut gagal!.
 
Simak”Prestasi Kegagalan” seseorang dan bandingkan dengan diri Anda:
*Gagal dalam bisnis/bangkrut, 1831
*Dikalahkan dalam pemilihan legislatif, 1832
*Bisnis kembali bangkrut, 1834
*Tunangan meninggal dunia, 1835
*Nervous breakdown, 1836
*Dikalahkan dalam pemilihan legislatif, 1838
*Dikalahkan dlm pemilihan unt US Conggress, 1843
*Dikalahkan dlm pemilihan unt US Conggress, 1848
*Dikalahkan dalam pemilihan US Senat, 1855
*Dikalahkan dlm pemilihan unt Vice President, 1856
*Dikalahkan dalam pemilihan US Senat, 1858
*1860, Abraham Lincoln, berhasil Menjadi President USA!!  You cannot fail……Unless you Quit!!
 
Anda bayangkan selama lebih dari 25 tahun Abraham Lincoln adalah seorang “juara gagal”. jadi sebenarnya kegagalan itu tidak ada selama Anda terus berjuang, bertahan, belajar dari kesalahan dan mencari cara yang lebih baik mencapai kemenangan. Lain halnya jika Anda berhenti mencoba maka pada saat itulah Anda pantas disebut sebagai orang yang gagal alias pecundang! Ingatlah bahwa “Winner never quit, Quitters never win!!”
 
Dalil untuk mencapai kesuksesan adalah:
 
1. Anda HARUS berani menjadi sedikit “GILA”  (dalam hal yang positif).
 
Abraham Lincoln yang gagal puluhan tahun, Thomas alfa Edison yang gagal ribuan kali dalam uji coba lampu pijar, Colombus yang mengatakan dunia ini bulat ketika orang lain mengatakan dunia ini datar, Wright bersaudara yang ingin agar manusia bisa terbang, JF Keneddy yang ingin manusia bisa ke bulan dan lain-lain adalah contoh-contoh manusia yang agak sedikit “gila” dan karena keuletan yang luar biasa hebat inilah hidup mereka bermanfaat bagi banyak orang. Jadi terkadang Anda harus berani melakukan hal-hal yang berbeda dimana  orang biasa tidak mau dan tidak berani melakukannya.
 
Seperti yang dikatakan oleh President Calvin Coolidge “Nothing in the world can take the place of persistence, talent will not, nothing is more common than unsuccessful men with talent. Education will not; the world is full of educated derelects. Persistence and determination alone are omnipotent”.
 
Tidak ada yang bisa menggantikan arti penting kegigihan dan keuletan. Bakatpun tidak, sebab ada sekian banyak orang gagal meski mereka berbakat. Pendidikan juga tidak bisa menggantikannya, sebab banyak orang berpendidikan tinggi tidak bisa mencapai apa-apa kecuali ijasahnya gerimpis dimakan jamur dan waktu. Kegigihan, keuletan dan tekat yang membara untuk mencapai tujuan hidup Anda inilah yang akan mendobrak rintangan yang Anda hadapi. Jadi jika kekalahan demi kekalahan berusaha menjegal dan menjatuhkan Anda dan kesuksesan nampaknya makin mustahil maka ingatlah pernyataan diatas, bahwa “Tidak ada yang bisa menggantikan kegigihan dan keuletan Anda!”.

2. Kendalikan Pikiran Anda

Pikiran adalah kekuatan luar biasa yang harus bisa Anda kendalikan. Galileo bahkan pernah mengatakan “hati-hati dengan pikiran Anda”. apa yang harus kita kendalikan? Pikiran negatif adalah hal yang harus bisa Anda kendalikan. Pikiran negatif memang tidak bisa kita tolak masuk ke pikiran kita, namun Anda harus melawannya dengan lebih banyak memasukkan pikiran positif.

Anda adalah apa yang Anda pikirkan!!. Jika Anda pikir gagal, maka sebenarnya adalah Anda sudah gagal. Untuk itu sukses dimulai dari pikiran Anda!  Anda harus memiliki sikap “can do attitude”  yakni “Aku bisa melakukan hal itu”. Banyak orang yang belum apa-apa sudah mengatakan”aku tidak bisa”. Memang nantinya Anda akan diuji oleh kekalahan/kegagalan tapi Anda jangan berhenti, tetap jaga pikiran Anda secara positif bahwa setelah malam yang paling gelap, fajar akan segera menyingsing, disana telah menunggu istana emas. Anda cukup hanya melewati kegagalan-kegagalan saja. Ketika tiap kali hati kecil kita gundah karena belum melihat suatu hal menjadi lebih baik maka anda harus melakukan oto sugesti kepada pikiran Anda” I refuse to give up, i shall continue firmly, steadly, and persistenly until my good appears”

Ingatkan diri Anda secara terus menerus bahwa sukses bukan hanya milik orang yang brilian, berbakat, penuh keberuntungan dll tetapi sukses luar biasa adalah milik orang yang persisten (pantang menyerah), yang terus berusaha mencari cara lebih baik dalam menemukan formula kemenangan meski berton-ton rintangan menghalangi Anda. Untuk menemukan emas, Anda harus menggali berton-ton tanah lumpur. Jangan pikirkan tanah lumpurnya tapi fokuskan pada emasnya!!. “Penemuan terbesar dalam generasi saya adalah bahwa kita dapat merubah hidup kita dengan merubah pola pikir kita”(William James).

3. Selesaikan apa yang telah Anda mulai.

Ya!…. Anda harus menyelesaikan apa yang telah Anda mulai rencanakan sebelumnya, jangan berhenti sebelum Anda menyelesaikan. Fokuskan sampai tujuan Anda tercapai. Sukses dan gagal memiliki perbedaan yang tipis. Tidak ada orang yang gagal didunia ini, yang ada hanyalah orang cepat menyerah. Jika Thomas Alfa Edison berhenti pada percobaan yang ke 900 mungkin namanya tidak akan melegenda hingga saat ini.

Jangan repotkan pikiran Anda dengan kegagalan masa lalu apalagi sampai membuat Anda truma. Ubah rasa tramatik Anda, ubah kegagalan Anda menjadi energi positif untuk memperbaiki diri. Ubah energi kekalahan menjadi kekuatan baru dimana Anda akan melakukan upaya yang lebih baik dan lebih hebat dari sebelumnya.

Jangan pernah menyesali diri ataupun iri hati karena Anda tidak terlahir dalam keluarga kaya, tidak mendapat harta warisan berlimpah, tidak dapat suami/istri kaya, tidak dikaruniai bakat, keberuntungan dll. Untuk sukses Anda hanya perlu memiliki tujuan yang jelas, persistansi dan determinasi yang keras untuk mencapai tujuan tersebut. Hidup ini keras dan Anda juga harus keras agar hidup ini melunak kepada Anda.

Datangnya Sakaratul Maut

Andaikan seseorang dilindungi dengan dinding baja setebal 100 m, dijaga ratusan ribu pasukan elit, dll…mau atau tidak mau, siap atau tidak siap maka tiada seorangpun, siapapun, apapun yang akan mampu menghadang datangnya sakaratul maut. Kematian memang menjadi misteri karena hanya menjadi rahasia Allah semata. Untuk menyegarkan ingatan kita berikut paparan mengenai sakaratul maut, semoga semakin membawa keimanan kita pada level yang semakin tinggi.  Amien.

 

“Demi Allah, seandainya jenazah yang sedang kalian tangisi bisa berbicara sekejab, lalu menceritakan (pengalaman sakaratul mautnya) pada kalian, niscaya kalian akan melupakan jenazah tersebut, dan mulai menangisi diri kalian sendiri”. (Imam Ghozali mengutip atsar Al-Hasan). Read the rest

Tengker Naik Motor

Hari kedua dari acara ”mlaku-mlaku dinasku” di NTT, tepatnya pada hari Jum’at Tanggal 27 Juni 2008, seharian penuh aku menjelajah dari Kota Kupang menuju Kota Soe, Kabupaten Timur Tengah Selatan (TTS). Tujuan utama adalah untuk mengunjungi salah satu kelurahan, dan berdiskusi dengan para pelaku masyarakat maupun konsultan. Setelah ”tetek bengek” tugas sudah kelar aku jalankan hari itu maka kamipun bergegas untuk kembali ke Kota Kupang.

 

Read the rest

Kebijakan Publik, Apa Sih?

Kebijakan publik adalah apapun yang dipilih oleh pemerintah untuk melakukan atau tidak melakukan (…is whatever governments choose to do or not do). Sedangkan Easton memberikan definisi kebijakan publik sebagai pengalokasian nilai-nilai secara paksa dan sah kepada seluruh anggota masyarakat (the authoritative alocation of values for the whole society) (Islamy, 2000:18-19).

 

Read the rest

Strategi Menghindar Burnout di Tempat Kerja

Istilah burnout secara psikologis pada awalnya digunakan oleh Freudenberger meminjam istilah yang pada awalnya digunakan pada tahun 1960 an untuk merujuk pada efek-efek penyalahgunaan obat-obat terlarang yang kronis. Deskripsi awal Freudenberger mengenai seseorang yang menderita karena sindrom burnout sebenarnya diawali pada dirinya sendiri. Freudenberger menggambarkan bahwa:

 

” ….dan anda menempatkan sebagian besar diri Anda di dalam pekerjaan. Anda secara gradual terbentuk di dalam lingkungan sekitar

 

Read the rest

Kebijakan Publik untuk Pertumbuhan dan Pengurangan Kemiskinan

Oleh Nicholas Stern. Artikel ini menganalisis kondisi yang mengusung posisi kekuatan politik dalam bisnis dengan mengembangkan model sinyal melobi korporasi dalam masyarakat kapitalis demokratis. Dengan mengesampingkan dikotomi tradisional dari determinan ekonomi struktural melawan tindakan politik ’bisnis’, model kami memprediksi kondisi-kondisi di bawah yang memilih pengambil keputusan politik dalam memodifikasi janji kebijakan mereka untuk mengakomodasi pilihan politik bisnis. Hasil kami menunjukkan bahwa kekuatan struktural bisnis di luar kebijakan publik ternyata tergantung pada dua variabel: ukuran batasan reputasi bisnis dalam kaitannya dengan biaya material melobi, dan rasio batasan reputasi pengambil kebijakan atas komitmen kebijakan dan janji kampanye untuk biaya pemilihan dari efek ekonomi yang merugikan. Model ini dievaluasi dalam konteks data kualitatif dari studi-studi kasus melobi bisnis atas reformasi pajak dan regulasi pelayanan keuangan dan lingkungan di Inggris dan Jerman. Read the rest