Perempuan Memilih Kata-kata Klasik Untuk Menolak Rayuan/lamaran Laki-laki

Bisa jadi, secara umum laki-laki yang lebih sering dan intensif untuk melakukan aktifitas merayu atau melamar lawan jenisnya. Maklum saja, makhluk Tuhan yang satu ini memang dikaruniai jumlah nafsu yang jauh lebih banyak daripada sang perempuan. Bagaimana respons perempuan atas serangan para lelaki yang mendekatinya???

Bagi para lelaki yang sudah malang melintang dalam pengembaraan asmaranya tentulah sering/ pernah menerima respons tertentu dari perempuan atas aktifitas tertentu yang sering dinamakan dengan rayuan/lamaran. Bisa jadi hanya berupa permohonan untuk sekedar jadi pacar, namun ada yang merupakan permohonan untuk menjadi pendamping hidup/ istri.

Karena tidak pernah ada larangan maka, perempuan juga boleh melakukan rayuan/lamaran terhadap lelaki.  Namun bilamana perempuan terposisikan sebagai pihak yang sedang menerima rayuan/lamaran maka diperlukan kedewasaan bersikap sang perempuan. Bentuk respons yang cukup sering dimunculkan oleh perempuan adalah menggunakan kata-kata ”manis” penyejuk jiwa.

Kata-kata tersebut memang tidak pernah diajarkan secara khusus oleh nenek moyang, namun melalui segala macam bentuk media komunikasi yang ada  maka kata-kata tersebut tidak sengaja acapkali dipergunakan. Mau tahu kata-kata apa saja yang sering dipakai perempuan untuk menolak rayuan/lamaran lelaki yang belum dikehendaki/ belum sreg dihatinya. Ikuti berikut ini:

Kamu sudah kuanggap sebagai kakak. (biasanya agak mutlak sebagai penolakan, sudah tinggalin aja si dia, cari saja yang lain di mall, depan masjid, depan kampus, dll…).

Aku tidak tertarik kepadamu bukan karena penampilanmu. (Sudah segera saja lari jauuuh dari dia, karena wajah anda terlalu jauh banget kualitasnya, he..he.)

Beri aku kesempatan untuk berfikir ya, (umumnya, si cewek lagi butuh waktu untuk menyusun proposal penolakan yang tidak menyakitkan, 50%, maka banyak-banyaklah Istighozah, he..he)

Aku sudah punya pacar. (Bisa jadi sudah punya pacar beneran, atau si dia lagi membangun dinding tebal biar anda kejedox dengan sopan, heheheh).

Masalahnya bukan di kamu kok, tapi aku. (Si cewek siap untuk menolak dengan gentle, dengan alasan psikis yang minta dihargai dan tidak bisa diganggu gugat, lari aja………)

Aku mau konsentrasi pada karir/kerja. (Ini tanda cewek nggak mau dikerkjain sama kamu, mending cari yang mau aja ya! He..he.., konyol juga ya alasannya, padahal kerjaaanya ya biasa saja tidak butuh konsentrasi ultraserius)

Aku masih mau sendiri dulu. (keberadaan kamu masih belum dibutuhkan karena banyak hal yang belum dicocokin, jangan maksa dia ya! Olahraga aja biar nggak stresss )

Kamu saya anggap temen biasa saja, (sadarlah tidak ada yang luar biasa pada diri anda dihadapanya, kecuali anda masuk guinness book of record kale….heheheheh)

Saat ini aku belum siap, mungkin nanti. (kondisi kamu masih belum menarik baginya, mungkin kalo kamu sudah jadi mentri dia mau mikir lagi! Keburu tua ya, hehehe)

Beda usia kita agak jauh. (Mungkin chasing anda yang keliatan tua banget kaleee, dia merasa terlalu imut kalo didampingi oleh orang seperti anda, nyari yang seumuran aja dech, hehehh)

Yang tersaji ini hanya sebagian kecil saja dari yang biasa diungkpakan oleh para perempuan. Pengalaman ditolak cinta memang begitu manis untuk dikenang sepanjang masa, namun pahitnya kalo ingat kata-kata cewek itu, wowowow. Apa jadinya dulu ditolak dengan kata-kata demikian ternyata si dia jadi tetangga samping rumah??? anda punya pengalaman lain?

Yunan Shalimow

About the Author

Yunan Shalimow

Sahabat terima kasih atas kunjungan dan komentarnya, semoga bisa memperkuat tali persahabatan online/offline kita. Blog ini Adalah Waqaf Onlineku Untuk Semua... Bagiku menjadi blogger adalah panggilan jiwa untuk membuka ruang bagi saujana..... Hidup Untuk Memberi; Berilmu Amaliyah, Beramal Ilahiyah, Memberi Merupakan Puncak Kebahagiaan...

Leave a Comment:

All fields with “*” are required

Leave a Comment:

All fields with “*” are required